img_title
Foto : Instagram/franciscus

JakartaPaus Fransiskus akan memimpin Misa Akbar di GBK saat kunjungannya di Indonesia, tepatnya pada Kamis, 5 September 2024 mendatang. Bagi yang tidak punya tiket, streaming Misa Akbar Paus Fransiskus dapat disaksikan dari lokasi masing-masing.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Jubir Panitia Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia, Romo Thomas Ulun Ismoyo. Scroll untuk membaca selengkapnya berikut ini!

Diterapkan Protokol Keamanan Ketat di Misa Akbar Paus Fransiskus

Instagram/franciscus
Foto : Instagram/franciscus

Jubir Panitia kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia, Romo Thomas Ulun Ismoyo dalam pernyataannya menyebutkan bahwa misa akbar yang digelar pada Kamis, 5 September 2024 di GBK akan menerapkan protokol keamanan yang ketat.

“Ibadat misa ini dalam (rangka) kebersamaan, namun perbedaannya adalah yang memimpin Paus, setingkat kepala negara jadi pengamanan adalah pengamanan kepala negara, jadi kalau ada tidak kenyamanannya di sana sini mohon toleransinya,” kata Romo Thomas dikutip dari Viva.co.id pada Selasa, 3 September 2024.

Demi kenyamanan bersama, ia meminta umat yang bisa hadir secara langsung untuk mematuhi protokol yang ditetapkan panitia serta aturan Paspampres untuk datang lebih awal ke lokasi acara.

“Karena ini misanya, nggak bisa yang namanya datang 15 menit sebelumnya, ini nggak bisa, ini 2 jam 3 jam sebelumnya, dan mohon ketentuan yang disampaikan oleh panitia dalam koordinasi dengan Paspampres diikuti oleh umat,” tuturnya.

Live Streaming Misa Akbar Paus Fransiskus

VIVA
Foto : VIVA

Lebih lanjut, Thomas mengatakan bahwa akan ada 59 gereja Katolik di wilayah Keuskupan Aagung Jakarta yang melaksanakan misa dengan menyaksikan live streaming dari Stadion GBK.

Sebagai jubir panitia, Romo Thomas berharap agar umat Katolik yang tidak dapat hadir langsung bisa turut merayakan kegembiraan di gereja masing-masing.

“Mereka yang tidak terdaftar dan dapat tiket silakan mengikuti kegembiraan acara ini melalui misa live streaming yang disiarkan baik di rumah masing-masing maupun di gereja masing-masing,” tandas Romo Thomas Ulun Ismoyo, jubir panitia kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia.

Topik Terkait